Cara Kerja Kipas Angin

By // Tidak ada komentar:

Tahukah anda, bagaimana cara kerja Kipas Angin

 

Jika beberapa waktu lalu kita membicarakan tentang mesin bubut dan mesin jahit, maka pada kesemptan ini kami akan mengangkat tentang cara kerja mesin kipas angin yang banyak kita temukan di rumah rumah

Siapa yang tidak mengenal kipas angin? Kipas angin digunakan untuk menghasilkan angin. Fungsi yang paling utama adalah untuk penyegar udara, pendingin udara/menjaga suhu, ventilasi dan pengering.

Perkembangan kipas angin semakin bervariasi, baik dari segi ukuran, fungsi ataupun penempatan posisi. Ukuran kipas angin mulai dari kipas angin mini yang dipegang tangan hingga kipas angin berdiri.

Cara mengontrol kecepatan dilakukan dengan tiga cara yaitu menggunakan pemutar, tali penarik serta remote control. Perputaran baling-baling kipas angin dibagi dua yaitu centrifugal (Angin mengalir searah dengan poros kipas) dan Axial (Angin mengalir secara pararel dengan poros kipas).
Komponen utama kipas angin yaitu :

  1. Motor penggerak. Motor memiliki #kumparan utama dan kumparan bantuk yang diseri dengan kapasitor.
  2. Bagian kipas. Kipas yang berbentuk baling-baling adalah bagian yang berputar dan satu poros dengan rotor #motor. Bagian kipas terlindungi oleh rumah kipas berbentuk kisi-kisi atau tralis.
  3. Rumah kipas. Bentuknya kisi-kisi atau tralis.
  4. Rumah motor. Rumah motor adalah tempat dudukan untuk meletakkan motor dan komponen lain dan dibuat dari bahan ebonite.
  5. Stand atau dudukan kipas lengkap dengan pengatur kecepatan. Alat ini untuk menempatkan kipas dan rotor penggeraknya, dilengkapi dengan alat/tombol pengatur kecepatan serta tombol on/off motor.

Berikut Cara Kerja Kipas Angin


Pada kipas angin sumber AC :

Adanya arus bolak-balik masuk menuju kipas angin. Dalam kipas angin terdapat motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Kumparan besi di dalam motor listrik yang terletak pada bagian yang bergerak beserta sepasang pipih berbentuk magnet U pada bagian yang diam.

Baca juga: Cara Kerja Mesin Jahit

Adanya listrik yang mengalir pada lilitan kawat di dalam kumparan besi membuat kumparan besi tadi menjadi sebuah magnet. Karena sifat magnet yang saling tolak menolak pada kedua kutubnya maka gaya tolak menolak magnet antara kumparan besi di dalam motor listrik dan sepasang magnet tersebut membuat gaya berputar secara periodik pada kumparan besi tersebut.

Oleh karena baling-baling kipas angin dikaitkan ke poros kumparan tersebut. Ada penambahan tegangan listrik pada kumparan besi dan menjadi gaya kemagnetan yang ditujukan untuk memperbesar hembusan angin pada kipas angin.

Cara kerja kipas angin adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Dengan menggunakan motor listrik yang berguna untuk mengubah energi listrik menjadi energy gerak. Dalam motor listrik tersebut, ada kumparan besi yang bergerak dan sepasang magnet U pada bagian yang diam. Saat listrik mengalir pada lilitan kawat dalam kumparan besi, peristiwa ini mengubah kumparan besi menjadi magnet.

Magnet tersebut menghasilkan gaya berputar secara periodik pada kumparan besi, Hal ini disebabkan oleh sifat magnet yang saling tolak menolak pada kedua kutubnya, sehingga gaya tolak menolak magnet antara sepasang magnet dan kumparan besi membuat gaya berputar.

Oleh karena itu, poros kumparan menjadi tempat baling-baling kipas angin dikaitkan. Untuk memperbesar hembusan angin pada kipas angin, perlu penambahan tegangan listrik pada kumparan besi agar cara kerja kipas angin lebih optimal. Bila saklar dinyalakan maka arus listrik akan mengalir pada kumparan stator motor dan menimbulkan gaya gerak listrik sehingga rotor motor berputar, di ujung rotor dipasang kipas untuk mengerakan putaran kipas.

Itulah cara kerja kipas angin yang perlu anda ketahui, jika kipas angin anda rusak anda sudah bisa memperbaiki sendiri.

cara kerja kipas angin, prinsip kerja kipas angin, komponen kipas angin, bagaimana cara kerja kipas angin, Cara kerja kipas, komponen kipas angin dan fungsinya, cara kerja kipas angin listrik, cara kerja kipas angin ac, sistem kerja kipas angin, prinsip kerja fan

Sejarah dan Cara Kerja Mesin Jahit

By // 12 komentar:

Mengetahui Cara Kerja Mesin Jahit

 

Cara Kerja Mesin Jahit - Pernahkah anda memikirkan, bagaimana mesin jahit yang kita gunakan untuk menjahit pakain yang robek bekerja? Bagi sebagian orang mungin beranggapan tidak penting, tapi bagi sebagian orang tentu ini sangat penting. Terutama bagi mereka yang masih bersatus siswa :). Ketika melihat bagian celana saya yang robek, sempat terlintas di pikiran saya bagaimanakah sebuah mesin jahit dapat bekerja? Untuk mencari jawabannya maka searchinglah melalui google.

Sejarah Mesin Jahit 

Sebelum ditemukannya mesin jahit, menjahit pakaian hanya dilakukan dengan benang dan sebuah jarum yang ditemukan pada pertama kalinya di abad ke-14 dan kemudian dipatenkan oleh Charles Weisenthal pada tahun 1755 untuk digunakan pada sebuah mesin. Kemudian pada tahun 1790, Thomas Saint mematenkan mesin jahit buatannya yang ternyata tidak berhasil untuk digunakan.

Sejak saat itu banyak orang yang berusaha untuk membuat mesin jahit tapi selalu gagal.
Barulah pada tahun 1830, Barthelemy Thimonnier penjahit asal perancis berhasil membuat sebuah mesin jahit yang dapat bekerja dengan menggunakan sebuah benang dan jarum kait seperti jarum bordir. Mesin temuannya itu disambut dengan buruk oleh masyarakat, karena dianggap akan menimbulkan banyaknya pengangguran.

 Baca juga:

Kemudian pada tahun 1846, Elias Howe asal Amerika Serikat berhasil membuat sebuah mesin jahit dengan dua buah benang dari arah berlawanan dan jarum yang mempunyai lubang pada ujungnya. Tahun 1860, Isaac Singer mencipkan mesin jahit yang bisa digerakkan menggunakan kayuhan pedal kaki yang kemudian dipasarkan secara besar-besaran.

Berikut ini kami berikan kepada beberapa cara kerja mesin jahit, silahkan lanjutkan membaca

Cara Kerja Mesin Jahit 2 Benang
  • Benang pertama ada pada ujung jarum yang berlubang sedangkan jarum kedua digulung dalam sekoci
  • jarum tersebut kemudian membawa benang pertama menembus kain hingga mencapai posisi terjauhnya
  • ketika jarum naik benang pertama ditinggal dan kemudian akan membentuk sebuah lengkungan
  • hook (kait) yang berada diluar sekoci mkemudian akan mengait benang dan membawanya mengelilingi sekoci, sehingga benang kedua dapat masuk diantara lengkungan benang pertama tadi
  • kemudian setelah benang kedua masuk ke lengkungan benang pertama, jarum akan kembali turun dan mengakibatkan benang pertama mengencang dan mengikat benang kedua

 Pada bagian bawah kain terdapat gerigi yang fungsinya untuk menggeser kain, sehingga jarum terus berada beberapa milimeter dari posisi tusukkan jarum sebelumnya

Jenis Mesin Jahit

Berdasarkan cara operasional:
  1. Mesin Jahit Manual/Mekanik
  2. Mesin Jahit Listrik
  3. Mesin Jahit Komputer
Berdasarkan fungsi dan mekanisme kerja:
  1. needle, straight stitch sewing machine. Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara lurus.
  2. Overlock/Safety-stitch sewing machine. Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit tepian kain untuk mengunci serta mempercantik kain jahit.
  3. Zigzag Stitch Sewing Machine. Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara zigzag.
  4. Buttonhole Sewing Machine. Mesin ini diapaki untuk menjahit kancing baju.
  5. Automatic Machine. Mesin jahit multifungsi yang bisa berfungsi seperti 4 mesin jahit diatas.
  6. Sewing Machine For Leather or Heavy weight materials.  Mesin jahit yang digunakan untuk industri manufaktur untuk membuat sepatu,tas dan lainnya 
Itulah beberapa jenis mesin jahit yang perlu anda ketahui, untuk masing masing mesin jahit tentu memiliki spesifikasi masing masing dan cara kerjanya masing.